Advertisement
[ Advertisement Space ]
Lingkungan Nasional

Pemerintah Percepat Normalisasi Kali Cideng di Rasuna Said

Pemerintah mempercepat normalisasi Kali Cideng di kawasan Rasuna Said untuk meningkatkan kapasitas tampung air dan mencegah luapan ke jalan.

G

GG Reporter

Pemerintah Percepat Normalisasi Kali Cideng di Rasuna Said
Gambar Ilustrasi

Pemerintah Indonesia secara aktif mempercepat proyek normalisasi pada Kali Cideng. Langkah strategis ini difokuskan di kawasan Rasuna Said, sebuah area vital di ibu kota, sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir yang komprehensif.

Tujuan Utama Normalisasi: Kapasitas Tampung dan Pencegahan Banjir

Percepatan normalisasi Kali Cideng ini memiliki dua tujuan utama yang saling berkaitan erat. Pertama, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tampung air pada saluran air tersebut. Dengan kapasitas yang lebih besar, diharapkan Kali Cideng mampu menampung volume air yang lebih banyak, terutama saat curah hujan tinggi.

Kedua, dan tidak kalah penting, adalah untuk mencegah luapan air ke jalan. Luapan air dari sungai atau kali ke jalan raya seringkali menyebabkan kemacetan parah, kerusakan infrastruktur, dan gangguan aktivitas masyarakat. Dengan normalisasi ini, Pemerintah berupaya keras untuk meminimalisir dampak negatif tersebut, khususnya di kawasan padat seperti Rasuna Said.

Inisiatif Pemerintah dalam mempercepat normalisasi Kali Cideng di kawasan Rasuna Said ini menunjukkan komitmen dalam penanganan masalah banjir dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan pengguna jalan di sekitar area tersebut.

Advertisement
[ Advertisement Space ]
#Infrastruktur Air #Normalisasi Kali Cideng #Pemerintah #Pencegahan Banjir #Rasuna Said

Berita Terkait

Cuaca Kaltim 22-23 Juni 2026
Lingkungan GG

Cuaca Kaltim 22-23 Juni 2026

Cuaca Kaltim 22-23 Juni 2026 diprediksi hujan ringan, masyarakat dihimbau waspada

G
GG Reporter
Medan Menuju Kota Hijau
Lingkungan GG

Medan Menuju Kota Hijau

Wali Kota Medan Rico Waas memaparkan visi Kota Hijau di depan PBB, menekankan kolaborasi dan pendidikan lingkungan untuk mencapai tujuan lingkungan

G
GG Reporter
Pusat Kendali Karhutla Canggih di OKI
Lingkungan GG

Pusat Kendali Karhutla Canggih di OKI

Pusat kendali karhutla canggih di OKI untuk menangkal petaka kebakaran, hasil kerja sama dengan Korsel

G
GG Reporter
Puncak Kemarau 2026
Lingkungan GG

Puncak Kemarau 2026

Puncak musim kemarau di Indonesia diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026, waspadai risiko ISPA

G
GG Reporter