Advertisement
[ Advertisement Space ]
Lingkungan Nasional

Jateng Lawan Kekeringan

Pemprov Jateng melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan untuk menjaga ketahanan pangan dan mendorong sinergi antar sektor dalam pertanian

G

GG Reporter

Jateng Lawan Kekeringan
Gambar Ilustrasi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan sebagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa produksi pangan tetap stabil dan terjaga, meskipun menghadapi tantangan kekeringan yang sering terjadi.

Gubernur Jawa Tengah, Luthfi, mendorong sinergi antar sektor dalam pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Jawa Tengah. Dengan demikian, diharapkan produksi pangan dapat meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.

Pemetaan Wilayah Rawan Kekeringan

Pemetaan wilayah rawan kekeringan ini dilakukan untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami kekeringan dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi dampaknya. Dengan pemetaan ini, Pemprov Jateng dapat menentukan prioritas dalam pengembangan infrastruktur pertanian dan penggunaan sumber daya air yang efektif.

Selain itu, pemetaan wilayah rawan kekeringan juga dapat membantu dalam perencanaan dan pengembangan program-program pertanian yang berkelanjutan. Dengan demikian, Pemprov Jateng dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

Sinergi Antar Sektor

Gubernur Luthfi menekankan pentingnya sinergi antar sektor dalam pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Jawa Tengah. Dengan sinergi ini, diharapkan dapat terjadi peningkatan produksi pangan, peningkatan kualitas produk pertanian, dan peningkatan pendapatan petani.

Sinergi antar sektor ini juga dapat membantu dalam pengembangan teknologi pertanian yang lebih maju dan efisien, serta dalam pengembangan program-program pelatihan dan pendidikan untuk petani. Dengan demikian, diharapkan petani di Jawa Tengah dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam mengelola pertanian yang berkelanjutan.

Advertisement
[ Advertisement Space ]
#Jawa Tengah #Kekeringan #Ketahanan Pangan #Pertanian

Berita Terkait

Cuaca Kaltim 22-23 Juni 2026
Lingkungan GG

Cuaca Kaltim 22-23 Juni 2026

Cuaca Kaltim 22-23 Juni 2026 diprediksi hujan ringan, masyarakat dihimbau waspada

G
GG Reporter
Medan Menuju Kota Hijau
Lingkungan GG

Medan Menuju Kota Hijau

Wali Kota Medan Rico Waas memaparkan visi Kota Hijau di depan PBB, menekankan kolaborasi dan pendidikan lingkungan untuk mencapai tujuan lingkungan

G
GG Reporter
Pusat Kendali Karhutla Canggih di OKI
Lingkungan GG

Pusat Kendali Karhutla Canggih di OKI

Pusat kendali karhutla canggih di OKI untuk menangkal petaka kebakaran, hasil kerja sama dengan Korsel

G
GG Reporter
Puncak Kemarau 2026
Lingkungan GG

Puncak Kemarau 2026

Puncak musim kemarau di Indonesia diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026, waspadai risiko ISPA

G
GG Reporter